Upload by : Vian Dwi | My Life For You | Author : VianDwi | Cerita/Novel
Rated : T | Genre : Romance , Humor , Family, Hurt | Pairing : U. Niken N. Rafly , N. Galeh H. Hildha
REQUEST Dari Houtarou Oreki Hyouka & Galeh O'Connor
MY LIFE FOR YOU S2 CHAPTER 1
===========SPESIAL PENAMBAHAN TOKOH========
“Oka-san…!” terdengar suara nyaring dari kamar anak laki – laki di lantai dua. *Oka-san : Ibu / Tou-san : Ayah | jika muncul*
“Ada apa Rafly-chan…?”Ucap Hildha yang sedang memasak, ia juga sedikit
mengeraskan ucapanya tadi karna Dapur ada di lantai satu sedangkan kamar
anaknya berada pada lantai dua
“Apa Okasan tau baju ku yang baru di belikan ayah kemarin?”Anak sulung dari Hildha dan galeh ini kembali berteriak.
“Mungkin berada di Lemari di slot nomer 2 Rafly-chan”
======================== [POV UNAMIKAZE RAFLY]===== [POV : Point Of View] ===========================
Aku mencari dari lemari sampai laci ku juga tidak kunjung ketemu juga,
ah padahal habis ini aku ada janji sama Niken, Benar juga. Yup … benar
.. namaku Uzumaki Rafly yang menjadi anak pertama dari Ayah dan Ibuku,
namaku Ibuku adalah Hyuuga Hildha yang sekarang sekarang sudah berganti
Marga menjadi namikaze Hildha, dia Ibu yang tercantik yang paling aku
sayangi,Ibuku sangat pintar memasak dan dia juga selalu baik padaku ..
tidak seperti ayahku yang bernama namikaze Galeh itu … ia ayah yang
buruk yang pernah ku kenal … dia tak pernah sayang padaku… dia hanya
menyayangi Adikku yang bernama Namikaze Mia, Dia adalah ayah yang
bodoh. Meski hari libur pun dia selalu sibuk dengan pekerjaan nya, Dia
tak pernah menyempatkan dirinya bersama anaknya, bahkan pulang setiap
hari selalu jam 9, meskipun tugas seorang ayah adalah menjadi tulang
punggung keluarga tetapi tidak seperti itu juga kan?, dia selalu saja
menelantarkan ku, dan juga jangan panggil aku Namikaze Rafly yach
penonton?, namaku adalah houtarou Oreki …! , bukan Namikaze Rafly…!
*Author : woy, namamu Namikaze Rafly …!, bukan Houtrou oreki…!*
*Rafly : biarin, itu nama yang jelek, dan houtrou oreki adalah namaku…!*
===================================DAN MULAILAH PERANG DUNIA KE 4===============================
-----------------------------------------------
|:. CHAPTER 1 : NAMIKAZE FAMILY .:|
-----------------------------------------------
Author :
Vian Dwi
Title :
My Life For You Season 2
Chapter :
1 : NAMIKAZE AND FAMILY
SERIAL :
CHAPTERED
RATED :
T+ [TENAGER/REMAJA]
GENRE :
Hurt, Confort, Family, Humor, And Romance
WARNING :
Gaje, author nya Gila and Newbie, Cerita yang abal, OCC, Typos masih banyak, Suka OOT, Dan masih banyak lagi
NOTICE :
Thanks Buat Semua yang sudah membaca dan mendukung, cerita ini
merupakan sequel atau kelanjutan dari My Life For You, Author juga
menambahkan beberapa tokoh baru Di Antara lain :
Namikaze Rafly = Rafly Zahnial maulana
Uzumaki Niken = Niken Ayu S … lanjutkan sendiri…
Perlu di perhatikan Uzumaki Dan Namikaze adalah keluarga yang berbeda dan akan terjadi kisah cinta antara 2 tokoh di atas …
================================
“Apa masih belum ketemu Rafly-chan?”Tanya Hildha yang tiba – tiba masuk kamar anaknya itu . . .
“Sudah Okasan, ternyata ada di kamar mandi ku…”Terlihat rafly buru – buru sambil memakai kaos nya yang tadi telah ia temukan
“kau akan kemana Rafly-chan?’tanya Hildha masih dengan suara lembutnya…
“i-itu .. aku mau ke .. kerja kelompok…!”Rafly sedikit kaget dengan
pertanyaan ibunya, ytang terlintas di pikiranya adalah berbohong dan
kerja kelompok, bisa gawat kalau dia bilang bahwa dia akan kerumah
Niken, ia bisa di kirain pacaran…
“”oh, makanlah dulu Rafly…!,
Ayah sudah menunggumu di bawah… cepatlah…!”Hildha langsung meninggalkan
kamar anaknya dan menuju keruang makan yang berada di lantai satu
“hihgt…!” *Disini ‘Hight’ sama dengan kata ‘Iya’*
.
“Di mana Rafly ?”Sang kepala keluarga itu bertanya pada istrinya yang barusan duduk di kursi meja makan.
“Dia lagi ganti baju Galeh-kun….!”kata Hildha sambil menoleh ke kamar Anaknya yang nomer 2
“Tou-chan…!” *Tou-chan amae tousan artinya same, artinya mungkin adalah ayah
“eh, Himawari-chan, sini duduk … sudah waktunya sarapan pagi…!” Galeh
mulai menggedong anaknya dengan maksud untuk mendudukan anaknya di kursi
sampinya, ia tau kalau Anaknya itu tidak bisa duduk di kursi yang
panjang, karna adnaknya itu baru berumur 9 tahun … jadi panjang tubuhnya
masih sekitaran 1 meter … bukankah lebih panjang kursi meja makan
“Kenapa kau disini?”Tanya Rafly ketus yang langsung duduk di hadapan Ayahnya itu.
“kenapa??, apa Ayah mu ini tak boleh ikut sarapan di rumah?”Galeh
bicara datar, itu memang sudah kebiasaan anak sulungnya itu bicara kasar
padanya …
“bukan, biasanya saja kau sibukan bekerja, tapi kenapa
hari ini ayah makan di rumah…!”Rafly masih kesal, mungkin karena dia
kesal dengan Ayahnya yang jika setiap harinya selalu tidak ikut sarapan
bersama, karna memang Galeh selalu berangkat kerja pagi dan lebih awal.
“kali ini tidak ada yang penting dan juga tidak ada rapat di perusahaan
ayah…!, jadi kita bisa sarapan bersama Minggu ini…!”Ucap Galeh dengan
wajah tanpa dosa
“Apa Rafly-nisan tidak senang dengan ayah yang
ikut sarapan pagi ini?”Tanya Himawari Anak 2 dari Galeh Dan Hildha, ia
bicara dengan wajah polosnya … wwaaaaaaaaaaawwww?, Author jadi pingin
cubit pipi nya .. gemes banget deh … *Nisan / Onisan = Kakak , dan
biasanya di gunakan untuk panggilan kakak laki laki*
“sudah lah ,
ayo di makan sebelum dingin, kan tidak enak d makan kalau sudah dingin
….”Hildha memnuytarkan ketengangan tadi … dia juga sebagai ibu harus
mendidik anaknya agr menjadi anak yang baik, ia juga ingin menyelamatkan
Suaminya tadi yang punya masalah dengan anaknya sendiri …
*Ingat!, Kadang mereka memanggil Galeh dengan sebutan Ayah dan
tou-san/tou-chan, dan juga kadang memanggil Hildha dengan Sebutan Ibu
dan oka-san/oka-chan, jadi jangan bingung kalau kadang kadang saya tulis
okasan,Tousan atau lainya pokoknya artinya sama kok, yaitu Ayah Dan
Ibu*
Keluarga kecil itu mulai menyantap makanan mereka di hari
minggu pagi ini … mereka terlihat diam saat makan dan Rafly juga
terlihat buru – buru dan sangat cepat dalam menghabiskan makananya …
setelah semua selesai, Hildha segera membereskan Piring – piring untuk
ia cuci,sedangakn galeh menuju ke ruang tamu dengan membaca koran yng di
temani oleh Himawari Anak Bungsunya.
.
“Mau kemana kau?”Tanya Galeh mengalihkan pandangan nya ke anak pertamanya.
“Aku mau keluar sebentar Ayah…!”Rafly tak melihat wajah AAyahnya itu, ia berjalan menuju ku pintu keluar rumahnya.
“Ayah mu sedang di rumah dan mungkin kesempatan ini tidak datang 2kali,
dank au malah pergi dari Rumah…!” kata Galeh masih membaca Korannya.
“Aku hanya sebentar…!”Rafly dengan wajah kesal langsung berlari kea rah
pintu dan membukanya lalu menutupnya dan ia mulai berlari menuju ke
rumah yang sedang ia tuju
“Apa apaan dia,…!”
“Ada apa Galeh-kun?”Tanya Hildha
“Rafly, aku tak mengizinkanya untuk keluar rumah tapi ia malah kabur,
bukanya itu sudah kelewatan Hildha…!”Galeh mulai membuang koranya dan
memangku Himawari anak keduanya
“maafkan aku Galeh-kun, aku sebagai ibu tidak bisa mendidik anak itu…!”Hildha menundukan wajahnya pertanda ia termenung sedih.
“bukan – bukan, itu bukan salah mu Hildha-chan, itu mungkin salah ku
yang selalu kasar padanya dan selalu mementingkan pekerjaan ku….”Galeh
memegan pundak hildha dengan tangan kanannya berusaha menenangkan
Istrinya itu
“Onisan kenapa ?”Himawari bertanya pada Ayahnya …
“Entahlah, mungkin dia sedang kesal Himawari-chan, Sekarang
Himawari-chan ke kamar mu dulu yach, ayah Sama Ibu mu ada urusan di
sini…!”Perintah Galeh pada naknya dengan lembut…
“Baik Tou-chan…!” Himawari berlari menuju kamarnya dengan cepat, Anak ini memang penurut pada orang tuanya.
.
“Maafkan aku yach Hildha-chan…”Galeh membuka perbincangan setelah Anaknya ke kamar
“Iya Galeh-kun, tapi itu juga tidak sepenuhnya salah mu…”Hildha mulai mengangkat wajahnya dan tersenyum manis kali ini…
“iya – iya Hildha-chan … , Oh iya … “Galeh mulai serius …
“Ada apa Galeh-kun?”Hildha merasakan tidak enak dalam hatinya …
“bagaimana kalau nanti malam kita membuat Adik baru untuk Himawari Dan Rafly?”Galeh berbicara tanpa dosa dan masih serius..
“eh …. Apa katamu Galeh-kun?, kau tau setelah kejadian 2 tahun lalu
saat malam pertama kita kau membuat ku melahirkan 2 anak sekarnag kau
memintanya lagi … kau memang mesum Galeh-kun…!” squint emotikon
==================Perang Dunia Ke 4 masih terus berlanjut di Family ini … ===============================
“Anak itu kemana saja sih, ini jam sudah menujukan jam 9 malem, kanapa
dari pagi tadi belum pulang pulang sih?”Galeh yang berada di ruang tamu
bersama Hildha mulai kawathir … bagaimana tidak kawahtir ??? … jam sudah
menunjuk angka 9 dan Anaknya Namikaze Rafly belum pulang dari tadi
setelah sarapan pagi?, Mavok kali tuh anak . . pacman emotikon
“Aku sangat kawathir dengan Rafly-chan … !”Gumam Hildha dengan memegang
kedua tanganyaerat sebagai pertanda bahwa dia kawhatir …
“Baiklah, aku akan mencarinya Hildha-chan, kau tunggu di rumah saja dan jaga Himawari yah? “
“Baiklah, Hati – hati Galeh-kun…”
======TO BE CONTINUE========
.
===[PREVIEW MY LIFE FOR YOU S2 C2]===
.
“Kau dari mana saja sih semalam?”
.
“aku sangat kesal dengan Ayahku …!”
.
“Ayolah, sekali saja ayah hadir…!”
.
“Apa gunanya sih bertemu dengan Komplotan orang bodoh dan rapat dengan mereka dibandingkan mementingkan keluarga?”
.
==[END PREVIEW MLFY S2 CHAPTER 2]==
Sengaja Chapter ini di buat paragraph yang sedikit …
Ini juga di buat dengan keadaan mendesak dengan pikiran author yang terbatas …
Apa lagi habis lebaran dan Saudara baru pulang semua dari Rumah .. kan
habis nginep karna author sekarang rumahnya bersama Kakek, karna kakek
author sudah tua jadi author dan sekeluarga berada di rumah kakek, jadi
kalau hari raya tentunya rumah ini menjadi pusat bertemunya semua
saudara …
Dan tentunya selamat lebaran .. jika di Chapter sebelumnya auth0r ada salah maafin yach …
.
Salam VianDwi sekeluarga ….
.
…..: Minal Aidzin wal faidzin :….
.=== VianDwi Out ===.
Upload by : Vian Dwi | My Life For You | Author : VianDwi | Cerita/Novel
Rated : T | Genre : Romance , Humor , Diary Love ,Tragedy | Pairing : N. Galeh H. Hildha , N. Raka H. Dita
MY LIFE FOR YOU CHAPTER 8 FINALY ----------------------------------------------- |:. CHAPTER 8 : STORY TO MEMORYS .:| -----------------------------------------------
WARNING…!!! Paragraf Agak Banyak karna ini Chapter Terakhir Mungkin ada tragedy terjadi disini Dan mungkin ada hal yang tidak memungkinkan terjadi Mungkin ada kalimat sedihnya….
NAMIKAZE POV [Point Of View] ===========================
“Apa yang ku lakukan saat itu?”Aku menatap langi – langit rumahku
sambil mengingat sebuah kejadian dari memorinya pada saat itu.
“Sial…!”aku mengurai rambutku dengan kesal. Kenapa sejak saat itu hildha
selalu berada dalam pikiranku. Aku memang salah tadi pagi, kenapa juga
aku merusak boneka nya, siaal…! ,kenapa sih aku terus pikirin itu..!
,apa ga ada gadis lainnya …!
“Kau kenapa Galeh?”Suara itu menyadarkaku dari pikiranku itu
END POV ===========
“Kau kenapa Galeh?”Tanya Namikaze Raka dengan heran, dari tadi ia
mengintip adiknya itu yang berbicara sendiri di kamarnya, ia takut
adiknya itu gila. Ia pun memutuskan untuk menanyai adiknya itu
“eh… ,apa yang kau lakukan disini kakak?”Tanya Galeh kaget
“Seharusnya aku yang bilang begitu baka…!”sambil menyentil dahi adiknya dengan nakal dan senyuman nya.
Beberapa selang menit membuat Galeh terus berkutat pada pikirannya, setelah itu ia akhirnya mau mengeluarkan suatu kata…
“Aku… merasa terganggu kakak…!”
“haa.? ,denganku?”Sambil menunjuk dirinya sendiri
“Bukan ,dengan seorang gadis…!”Galeh langsung mengalihkan pandangannya dari pandangan Kakak nya itu, mungkin dia malu….
“maksudmu?”Tanya Raka kepo … pacman emotikon
“sebuah gadis dari tadi memasuki pikiranku ,dan dia tak mau pergi dari pikiranku … “
“kau itu, selalu gadis saja…” ia pun berdiri dari duduknya yang semula
ia duduk di pinggiran kursi adiknya,ia lalu berjalan dan tiba – tiba ia
berhenti sebelum dia akan menutup pintu kamar adiknya itu
“kau tahu Galeh… ,Mungkin itu sebuah rasa Cinta ….”kata Namikaze Raka yang langsung menutup pintu kamar Galeh.
Beberapa menit ia terdiam dengan pandangan kosong… lalu ia kembali menarik selimutnya lalu kembali berbaring di atas kasurnya …
“Cinta ya?” kata itu adalah kata terakhir yang di ucapkan galeh sebelum ia terlelap dari tidur malamnya.
================================== Author : Vian Dwi Title : My Life For You Chapter : CHAPTER 8 : STORY TO MEMORYS DISCLAIMER : STANDARD , VIAN DWI SERIAL : CHAPTERED RATED : T+ [TENAGER/REMAJA] GENRE : ROMANCE , TRAGEDY , DRAMA , DIARY LOVE , HUMOR WARNING : Gaje,Alur Aneh, Gak ada yang bener, OOT , TYPOS , OOC,DLL ================================
Esok hari memang langit Nampak bergitu cerah dan indah, udara Nampak
begitu segar saat di hirup, bahkan suhu pun belum sepanas di gurun,
Sebuah Mobil sport yang bertipe Dodge Chalengger Gt ini dengan dasar
warna putih ini melaju cepat di jalanan, yap mengemudi itu adalah
Namikaze Galeh, entah apa yang dia pikirkan sampai – sampai mengebut di
jalan, padahal umurnya yang genap 16 tahun ini belum mendapat surat izin
untuk mengemudi ia sudah nekat untuk ngebut?, memang ada yang di
pikirkan dari kemarin sampai membuat Namikaze Galeh menjadi seperti
ini…!
“hoi … hoi, apa yang kau lakukan Galeh, aku belum mau mati
sekarang…!”teriak Raka dengan 2 tangan yang memegang penngangan
penumpang yang berada di atasnya dengan berteriak – teriak seperti mau
di makan oleh sebuah monster
“tenang lah kakak, aku sedang buru – buru ke sekolah ini…!”
“apaan buru buru? , ini masih jam 6 pagi lol…!”teriak kakak dari galeh itu lagi dengan takut nya
Mungkin Galeh mendengar perkataan kakaknya itu, tapi bukannya
mengurangi kecepatan mobilnya itu .. ia malah menekan pedal gas nya
lebih …… lalu di pagi itu adalah pagi dengan penuh perjuangan bagi Namikaze Raka…. Click Di Sini Untuk Melakukan Skip Time >>>
Lanjut lagi , skip time > mereka telah tiba d gerbang sekolah lalau
sang namikaze itu memarkirkan mobil nya di parkiarn mobil *reader =
yaiyalah ,masik di kandang sapi? , author= iya , sapi nya eluh…!*
Setelah membuka pintu mobil nya ia langsung memberikan kunci mobil nya
ke kakak nya dengan cara melempar lalu ia berlari menuju ke kelas nya,
habis mimpi apa an tuh Namikaze Galeh jadi gitu?? , sementara kakaknya
yang habis di beri kunci mobil nya ia langsung melongo +menganga …. Ia
begitu ke heranan dengan adiknya itu yang sifatnya jadi aneh….
“apa – apan dia itu?, selalu saja tak bisa di tebak.”Raka kemudian
mengalihkan pandangan matanya ke koridor dengak parkiran mobil nya saat
Dita sedang berjalan menuju kelasnya, bahkan ia sampai tak mengedipkan
mata satu kalipun … ia merasa seperti melihat surga ketika ia melihat
Dita?? *what?” itu hanya melihatnya, apa lagi kalau mengajaknya
bicara…..woooow …. Mungkin sekarang di hati Raka ada pesta kembang api
.. sehingga hatinya sekarang seperti tahun baru ajha … sangat meriah ..
ceria dan bersemangat … Tiba – tiba saja kakinya berjalan dan bergerk menuju gadis yang sedang di tatapnya itu…. Walaupun tanpa di perintah kaki itu tetap berjalan …..
“eh ,hy Dita-san?”tak disangka setelah kakinya sekarnag mulut raka tiba – tiba menyapa nya….
“ett..bukanya kamu Namikaze Raka dari kelas yang sama denganku
kan?”Dita kaget sekaget sekaget se kaget dan kaget serta sangat keget
dan malah tambah kaget saat ada orang yang mau mengajaknya bicara selain
Hildha dan gurunya….
“i-iya ,maukah kau pergi ke kelas bersamaku…?”
“eh … apa katamu?”Dita memang sejenis gadis yang suka marah … ****
“tenang dulu Hyuuga Dita…!”Kata Raka dengan langkah agak mundur
“Apa maksudmu Hyuuga Dita?”Dita teramat kaget saat Raka menybut kata
‘Hyuga’ , sekarang yang di pikiran Dita adalah apa Raka sudah tau bahwa
dirinya itu adalah keluarga Hyuga yang terkaya di kota itu???,
penyamaranya akan terbongkar kali ini…
“yah, aku sudah tau
identitas mu dan adikmu itu Hyuga-san…!”kali ini Raka memelankan suara
nya ,mungkin ia tak ingin percakapan ini di dengar oleh seseorang..
“lalu sekarang apa, kenapa kau tk memberitahukan ke semua orang?” Wjah
Dita mulai menunduk, ia melihat lanntah putih di bawahnya yang sedang ia
hendaki
“Kenpa begita Dita-san, apa kau menyuruhku untuk memberitahukan ke semua orang tentang dirimu ini ?”
“Aku hanya di suruh oleh keluarga ku, kau bisa memberitahukan pada
semuanya….”Dita langsung berjalan meninggalkan Raka, tetapi tiba – tiba
tangan kanan milik raka langsung memegang tangan dita yang menyebabkan
Dita harus berhenti berjalan
“a-apa y-yang ka-kau lakukan?” Dita tergagap sambil menoleh ke belakang.
“”tenang saja, aku tak akan memberitahukan kepada semuanya, biarkan
saja waktu yang menentukan kapan identitasmu itu terbingkar ….”Kata Raka
dengan senyum indah di wajahnya
“ke-kenapa kau me-melakukan itu?”
“entahlah, kurasa aku punya sebuah Rasa padamu…!”
Dita, tercenggang mendengarkan perkataan Raka barusan.
Galeh mulai berhenti dari larinya saat nafas nya mulai menipis, ia
mulai memelankan kaki nya, ia melihat ke depan dan kelas nya sudah
menunjukan beberapa meter dari arahnya, ia mulai memasuki ruangan
kelasnya.
“oh, kau Galeh? , ada apa?, tak biasanya kau berangkat pagi – pagi?”Tanya Dimas
“kau tahu dimana Hildha?”Galeh tiba – tiba langsung ke inti masalah… ?
kenapa cari Hildha yach? ,padahal dia kaga suka ama anak itu apa lagi
sekarang dia cari Hildha, apa otaknya sudah sadar dan sudah di scan ama
smadav?
“oh,tumben kau mencarinya?”
“sudah cepat, katakan
saja…!”galeh berteriak kesal dan penuh amarah, teriakannya sukses
membuat beberapa siswa di kelasnya menoleh ke arahnya
“d-dia belum Datang…!”Dimas terheran melihat aksi Galeh Hari ini
Setelah mendengar perkataan dimas ia langsung menuju ke kursinya dengan
pandangan sendu, entah benar atau tidak kini wajahnya kelihatan sedih
dan ingin menangis…. Selang beberapa menit Dita dan kakaknya masuk
kekelas, entah apa yang terjadi yang pasti seluruh kelas kaget?????
,gadis yang di bully itu kenapa masuk dengan ehem… salah satu cowok …
ehem… yang gimana gitu di sekolah ini. la wong yang satu sekolah dari
dulu ajha belum tentu bisa ajak ngobrol namikaze Raka, la kok gadis yang
baru pindahan ini sudah deket – deketan ama Pangeran kelas itu???
*what??????*
“kenapa kakak dengan kakaknya Hildha?, apa jangan
jangan kakak suka dengannya ?”Batin Galeh yang langsung sweatdrop …
,mungkin ia iri dengan kakaknya itu … “Tapi kenapa Dita tidak datang
dengan Hildha?, apa ada sesuatu yang terjadi dengan Hildha?” , “Sungguh
keterlaluan kejadian ku yang kemaren, bisa – bisa nya aku membuat Hildha
seperti itu…?” …. “tunggu dulu .. kenapa aku malah mikirin gadis itu
sih …. !” Galeh sedang berkutat dengan pikirannya di dalam hatinya …
mungkinkah itu adalah rasa .. atau perasaan sesuatu yang selama ini
tumbuh di hati Galeh ???? , tapi rasa apa yang tumbuh?, mungkinkah rasa
..C…C…Capucino???? *what?capucino?bukannya rasa Cinta?* Okelah bercanda, yang bener itu Rasa Cinta, bukan Capucino ……
“Mungkinkah….?, ia sesakit itu?”
=================================== YUI – NAMIDAIRO [Tangisanku] kirawarete iro you na ki ga shite ta kaerimichi miageta heya no akari ima donna kimochi de iro no darou ― Dalam perjalanan pulang aku merasa bahwa aku sedang tak disukai ― Sambil menatap ruang cerah aku ingin tahu perasaan seperti apa yang aku rasakan sekarang kenka ni nareba sugu ayamaru yowakute anata wa zurui hito ― Ketika kita bertengkar aku segera minta maaf ― Aku lemah, dan kau orang yang licik namidairo koe ga kikoenai yoru wa komarasete shimau hodo wagamama ni naritai ― Selama malam ketika suara tangisanku tak terdengar ― Aku ingin abaikan jika itu mengganggu daijoubu sou itte mita kedo sonna hazu nai deshou… ― Aku mencoba untuk berkata bahwa aku baik-baik saja tapi ― Itu tak mungkin kan?
mizutamari ni utsuru kanashii kao minarete iru muri iwanai tsumori wakatteru kara kurushiku naru no ― Aku terbiasa melihat wajah sedihku tercermin dalam genangan air ― Karena aku tahu niatku bukan untuk berkata bahwa aku terluka yasashiku sareru to nakete kuru yappari anata wa zurui hito ― Setiap kali aku diperlakukan dengan baik olehmu aku merasa seperti ingin menangis, kau benar-benar orang yang licik namidairo koe ga kikoenai yoru wa komarasete shimau hodo wagamama ni naritai ― Sepanjang malam saat suara tangisku tak terdengar ― Akan aku abaikan jika itu mengganggu ku daijoubu sou itte mita kedo sonna hazu nai desho… ― Aku mencoba untuk berkata bahwa aku baik-baik saja tapi ― Itu tak mungkin kan? ======================================= “Hildha… ,kau belum makan lo…!”Teriak Ayah Dari Hildha dari balik pintu kamar Hildha..
Yup benar, dari kemrin entah mengapa Hildha mengurung dirinya di kamar …
sesekali ayahnya dan Dita mendengar nya menangis ??? , Ayah dan Dita
pun tahu kalau Hildha mungkin Sakit Hati, tapi ayhnya juga tak tau apa
yang menyebabkan dia begini, Ayah nya pun bertanya pada dita tetapi
meski begitu Dita berbohong pada ayahnya bahwa ia tidak tau apa yang
menyebabkan Hildha seperi itu, jika Dita member tau bahwa penyebabnya
adalah Galeh. .. maka hanya satu kata untuk galeh… “Kiamat” … itu kalimat untuk nya ….
“aku tidak lapar…!, sebaiknya ayah jangan disitu…!”Bentak Hildha dari
dalam kamarnya dengan suara serak, mungkin suaranya habis untuk
menangis.
“t-tapi…”ayahnya belum selesai bicara tapi…
“Pergi…!”
Yaampun, kers kepal sekali … mungkin itu yang ada dalam benak Ayahnya.
Tapi disisi lain ia juga kawatir bagaimana keadaan Hildha yang sejak
semalam ia mengurungkan dirinya di kamar, bahkan sampai tidak sekolah
“Ada apa yah?”Tiba-tiba Dita datang dan bertanya pada ayahnya itu
“kau sudah pulang dari sekolah Dita….”
“Sudah, bahkan dari tadi aku mengucapkan salam tapi tak ada yang menjawab ku?”Dita Nampak cemberut
“maaf ya, aku sibuk membujuk Hildha untuk makan. Tapi dia tak kunjung mau…..”Ayahnya Nampak sedih
“ayah tinggal saja, biar aku saja yang membujuknya….”
“Baiklah Dita, aku yakin kamu dapat membujuk dan menenangkan hildha, ayah ke dapur dullu yach….”
Sang kepala keluarga itu pun segera meninggal putrid pertamnaya itu dan
berharap putrid pertamanya itu dapat membujuk putrid keduanya untuk
keluar dari kamar lalu makan …
“Hildha, aku tau perasaan mu, tapi bolehkah aku masuk?”Tanya Dita selembut lembut nya…
Sesaat pintu terbuka, lternyata hildha membuka pintunya lalu
meninggalkan pintunya lagi lalu berbaring ke kasurnya dengan memeluk
guling. Dita mengerti maksud adiknya itu, ia langsung masuk dan menutup
kembali pintu kamar adiknya itu lalu duduk ke pinggiran kasur Hildha.
“Hildha, makan yuk?”
“Aku tidak lapar…!”Jawab Hildha dengan lembut pada kakakny itu tetapi agak sedikit dingin pada ucapannya
“tapi kau belum sarapan dan makan siang lo, nanti kalau sakit bagaimana Hildha…!”
“biarkan…!”kali ini dengan sedikit membentak
“ne… ,Ayolah Hildha-chan…!”
“Aku….hiks…tak ingin k-kembali ke … hiks… seklah itu… l-lagi…hiks”Hildha mulai meneteskan matanya
“kenapa…?, kau tau… tadi aku sedang di dekati oleh Namikaze Raka
loh.”Kata Dita vamer dengan latar belakang yang berbunga – bunga …
“bukankah…hiks … dia kakaknya Galeh bodoh itu… hiks. ..”
“yups, dia juga sudah tau kalau kita adalah keluarga Hyuuga …. “
Hildha langsung berhenti meneteskan air matanya lalu berdiri dari
tidurnya dengan mengambil posisi duduk di pinggiran kasurnya yang
berhadapan dengan kakaknya itu…
“apa…?, d-dia sudah tau?”Hildha kaget
“Yups….”
“Jadi…. Semua orang sekarang sudah tau yah kalau aku adalah…..”Hildha sedikit menggantungkan ucapannya
“tidak, ia tidak meberitahukan ke semuanya, dia malah merahasiakan … Kau tahu ?, dia begitu baik padaku….”
“mungkinkah ….. kakak sedang … ehem ….”kata Hildha dengan tersenyum, mungkin sekarang hatinya telah tenang…
“apa…!, aku tidak suka dengan pria itu….!”kata Dita dengan menunjukan warna merah di pipinya ….
“hahahahahhahahhha”merek tertawa bersama – sama di kamar itu, berharap
masa lalu menjadi masa lalu dan masa sekarang adalah masa dimana kita
akan berjuang melawan sesakit apapun di dunia … meskipun kita tau dunia
tidak akan bebas dari kesepian tetapi untuk itulah kita butuhkan
seseorang yang berharga bagi kita … entah seseorang yang berharga itu
dari mana tetapi kita harus berjuang dan jangan menyerah menemukannya …
Mungkin itu tadi adalah materi yang bersangkutan dengan “C-I-N-T-A”,
karna tidak ada kata dan kalimat yang pas untuk mengungkapkan apa itu
cinta?, dari sebagian besar manusia CINTA merupakan motto dari kehidupan
yang berbeda arti oleh semua orang, Jadi semua orang mempunyai arti
yang berbeda tentang apa itu “C-I-N-T-A”, meskipun ada buku atau ilmu
yang menyatakan dan mengatakan bahwa “Cinta adalah …. “ jangan di
percaya sob, percaya ajha pada diri kita … apa itu arti CINTA bagi
kita?? Menurut hati yang terdalam lo … dan percaya akan arti CINTA yang
sedang kau ungkapkan … mungkin dengan begitu kita akan menemukan apa
arti dari CINTA SEJATI …. Alias cinta sehidup semati .. pacman emotikon
Waktu mulai bergerak, jam pun mulai bergerak dari 1ngka 1 – 12 dan
kembali lagi, perlahan kejadian itu mulai berlalu, keesokan harinya
Hildha kembali sekolah setelah di bujuk kakaknya, tetapi ia di sekolah
pun sangat murung dan terdiam, bahkan beberapa ada yang mau ajak ngobrol
sama hildha malah kaga di jawab, mungkin dia masih kesal sama Namikaze
itu… perlahan pelajaran mulai usai, dan membuat semua siswa di izinkan
untuk pulang, Hildha tidak pulang dulu ia mulai berjalan ke belakang
sekolah, bertepatan dengan letak taman. Hildha kemudian mengambil duduk
di bawah sebuah pohon yang bertanah di tumbuhi rumput yang lembut, ia
kemudian melurskan kakinya kedepan dengan gaya ala berjemur di pantai …
“h-hey, Hildha … “Galeh tiba – tiba datang tanpa di kethui Hildha
“k-kau … “Hildha menoleh sebentar, setelah sadar akan kehadiran Galeh
ia mulai berdiri dan mengambil tas nya untuk pergi dari situ, tetapi
tiba – tiba saja tangan kekar Galeh memegangi tangan kiri Hildha yang
hendak menjauhi Galeh, apa daya Hildha tak bisa melawan, terpaksa hildha
harus menghentikan langkahnya.
“Kau puas…?”Kata Hildha menghentikan langkahnya karna tangan kiringa di tarik galeh agar tidak dapat menjauh dari Galeh.
“Apa maksudmu Hil….”
“Lepaskan..!”belum selesai galeh berbicara Hildha telah menyela, ia masih dalam keadaan membelakangi Galeh
“bagaimana kalau aku tidak mau….”
“Apa kau sudah puas menyakiti ku selama ini?”Hildha masih tertunduk, air matanya mulai bertetes lagi.
“aku kemari ingin meminta maaf yang kemarin…..”lagi lagi Galeh bersikap sok COOL
“aku tau aku egois dan mementingkan perasaan aku saja, maaf aku sudah kasar padamu…”
“apa aku bisa menjaga ucapan mu kali ini?, kau tau … apa kau tahu
perasaan ku saat itu?”ia masih menteskan Air mata, kali ini Galeh
melepaskan tangan krir Hildha, IHildha langsung menutup wajahnya dengan
kedua tanganya sambil menangis… beberapa saat Galeh langsung memeluknya,
Hildha kaget, tetapi meskipun begitu ia sekarang dalam keadaan ter
isak, ia tak bisa menghentikan tangisannya, tapi entah kenapa Hildha
begitu nyaman ketika di peluk oleh seorang Namikaze ….pelukany hangat
itu membuat hati Hildha tenang tapi belum meredakan tangisan nya…..
“menangislah, di dunia ini tidak ada yang melarang mu untuk
mengungkapkan emosi mu…. Dan juga tolong maafkan ku…”Ucap Galeh yang
masih dalam keadaan memeluk dan merangkul gadis di depannya itu, entah
kenapa tubihnya tiba – tiba bergerak sendiri, tubuhnya ingin memeluk
sosok gadis di depanya yang kini sedang menangis itu.
Beberapa
siswa ada yang melihat kejadian itu, berbagai siswa bertanya – Tanya
???, mana mungkinpangeran sekolah nya itu Namikaze Galeh sedang memeluk
Gadis yang sedang di bully itu yang bernama Hildha, Termasuk Kaka Dari
mereka berdua yaitu Dita, dan Namikaze Raka.
“apa mereka sudah berpacaran??”Raka kelihatanya bertanya – Tanya sambil mengintip Hildha dan adiknya itu di semak semak
“entahlah, kurasa di sana mempunyai aura sedih …”Kata dita di sebelah Raka yang juga sedang mengintip di semak – semak *sejak kapan Dita dan Raka begitu akrab????* Kembali lagi ke suasana romantic tadi ….
“kenapa, kau begitu baik padaku…?”Hildha mulai melepas pelukannya dan
mengusap matanya dengan tujuan untuk menghilangkan sebagian air matany
yang tertinggal
“entah lah, mungkin karna aku menyukaimu…” What??? Oh my god…!, Mungkinkah Galeh keceplosan ataukah ia menyatakan perasaan nya sekarang??, “a-apa katamu t-tadi?”Hildha masih mencerna perkataan galeh tadi
“yach”sekarang mereka bertatapan mata … mata biru galeh secerah Langit
safire itu bertemu mata almethsy yang berwarna putih abu abu milik
Hildha, “Aku menyukaimu Hildha-chan”
“saat itu aku tak tau harus
bagaimana, pertama kali aku melihatmu kau tak begitu memperhartikan ku,
dan aku ingin di perhatikan olehmu… m-makanya aku melakukan semua itu,
maafkan aku yach ……”jawab Galeh dengan tanpa Dosa
“eh….”Hildha terbelalak Kaget mendengar pernyatan Galeh tanpa dosa itu
“aku tu aku salah, tapi bolehkah aku memperbaiki kesalahanku itu? .. dan mulai dari awal dan menyukaimu lagi …
“t-tpi saat itu a-aku juga memperhatikan mu … mungkin galeh-san
ti-tidak begitu memperhatikan …”wajah Hildha mulai memerah malu karna
tiba – tiba Galeh menytakan perasaannya.
“mungkin aku tahu aku
salah dan aku terlalu berharap untuk memiliki mu, kau boleh menolak
perasaan ku ini, yang penting kau sudah tau perasaan ku ini Hildha-chan
…”
“ti-tidak, bukan berarti aku menolakmu … ,tapi….”hildha menggantungkan kata – katanya
“tapi apa?”
“aku juga .. suka dengan … galeh-san…”
“apa kau yakin … ?”Tanya Galeh tak percaya …
“yups … “angguk Hildha, Galeh langsung memeluk Hildha dengan senangnya …
“yokatta … , akhirnya cintaku terbalaskan …”Kata Galeh masih memeluk
Hildha, Hildha pun masih kaget dengan pipi yang merona merah…
Selang beberapa menit Galeh melepaskan pelukanya itu lalu menatap Hildha tajam
“Galeh-san, maukah kau ikut aku sebentar?”
“apa yang tidak akan kulakukan untuk mu…!”kata Galeh sambil mencubit pelan pipi chubby milik Hildha
“baiklah, ayo…!”kata Hildha sambil berlari dengan menggandeng tangan Galeh.
Hildha menggeret Galeh menjauh dari sekolah, sudah lebih dari 10km
Hildha berlari sambil menggeret galeh, dan sampailah mereka ke sebuah
Danau yang sepi dengan pemandangan yang luar biasa dan angin yang sejuk
dan berhembus sedang, Hildha mengajak Galeh untuk duduk di tepian Danau.
“Ada apa Hildha-chan?”galeh mulai membuka Pembicaraan
“kau masih ingat saat kau di Mall dan akan makan bersama?”Hildha masih memalingkan pandangannya ke Air Danau
“oh…itu, Aku bertemu dengan Penyanyi itu loh… “, “apa jangan – jangan kau mengikuti ku?”
“ti-tidak galeh-san, akulah Penyanyi itu…!”kali ini Hildha memandang Galeh.
“hahaha, kau lucu sekali yah Hildha-chan saat bercanda…!”kata Galeh tertawa, apa tadi bercanda yah? squint emotikon ,bodohnya Galeh … pacman emotikon
“tidak Galeh-san, akulah penyanyi itu … “Kali ini Hildha melepaskan Wig
Rambut palsunya dan kacamata yang ia pakai ….. alah penyamaranya kali
ni ia lepas di hadapan orang yang ia sukai.
“j-jadi … kau adalah H-hyuuga H-hildha? … penyanyi i-itu?”Seluruh tubuh Galeh bergetar tak percaya akan lelucon Hildha
“yups…!”Hildha tersenyum dengan mata tertutup … ia merasa senang sudah mengungkapkan bahwa siapa dirinya itu???
“waah…..Asyiknya aku setiap hari akan mendengarkan lagu yang kau nyanyikan…!”
“jadi Galeh-san suka dengan lagu ku?”
“bukan hanya lagumu, kau tau … dulu aku adalah penggemar mu lo….!”
“aku sudah tau kalau itu ,,, hehe, apa kau tak marah?”hildha kembali menatap kekasihnya
“kenapa harus marah Hildha-chan?”
“karna aku membohongi Galeh-san dan semuanya … bahwa sebenarnya aku adalah seorang penyanyi dan dari keluarga Hyuuga…!”
“tidak … aku tidak marah, aku tau kau punya alasan tersendiri untuk
melakukan itu…”Galeh mulai mendekati Hildha … perlahan mulai dekat …
bahkan sekarang ia sudah memiliki jarak kurang lebih 5 cm … Galeh
kemudian mencium Hildha dengan perlahan dan lembut … galeh mulai
memasukan lidahnya ke rongga mulut Hildha, mulai mengabsen satu persata
gigi Hildha… setelah itu Hildha bergantian yang menjulurkan lidahnya,
Galeh mengerti maksud Hildha, ia menghisap lidah Hildha dan masih dalam
keadaan berciuman itu. hari itu akan menjadi hari terbahagia milik
mereka berdua.. pacman emotikon
“Hildha-chan … jangan tinggalkan aku lagi, dan aku juga akan selalu bersama mu untuk melidungi mu dan menjaga mu …”
=============4 Years Later=============
Galeh membaringkan tubuhnya ke sebuah kasur yang berukuran king size
itu, ia kelihatanya lelah tetapi dalam sisi lainnya ia juga bahagia,
YUP… barusan ia menjalankan pernikahan dengan Hildha … dan sekarang
menjadi malam pertama mereka … setelah kejadian 4 Tahun lalu, mereka
akhirnya lulus dan Galeh memutuskan untuk masuk ke UM [Universitas
Moxer] pacman emotikon
mengambil jurusan Komunikasi Bisnis karna ia akan mewarisi Namikaze
Corp Dan Hyuuga Corp yaitu perusahaan milik Ayahnya dan Ayah mertua nya.
Setelah Hildha membasuh dirinya ia segera menuju ke pinggiran kasur
yang disana telah di tunggu namikaze Galeh yang telah resmi menjadi
Suaminya.
“kau sudah mandi Hildha-chan?”Galeh mulai berdiri dari berbaringnya, ia sekarang duduk berhadapan dengan Hildha
“lalu itu tadi aku ngapain loh?, yah mandilah….!”kata Hildha cemberut
“Hildha-chan….”Kali ini Galeh mengucapkan kalimat imut itu dengan manja dan seringai aneh dengan nada menggoda…
“ada apa Galeh-san membanggilku seperti itu dan menatapku seperti itu?”Hildha keheranan
“kau tau kah, ini kan malam pertam kita…”
“iya, memang kenapa ….”Hildha mulai mengerti maksud dan tujuan dari Galeh …. pacman emotikon
“mari lakukan apa yang seharusnya di lakukan di malam pertama untuk pasangan seperti kita….”
“He….???”
“ayo Hildha-chan … kita buat 1 – 2 Anak malam ini…!”
“Dasar…!, Galeh-san Mesuuuuuum….!”
===========================END============================= --My Life For You Episode 8 Finaly Chapter— Mungkin Ada Season 2 yaitu sequel/kelanjutan dari Season 1 ini Dan ada perubahan genre, Di Season 2 Mungkin genrenya menjadi : --Family, Romance, Humor— Kenapa? Ya pastinya karna Hildha Dan Galeh Sudah punya Anak…! Dan untuk Publish S2 nya mungkin lama, mungkin lo… Bulan September s2 nya …. ===Cerita ini hanya karangan dari otak AUTHOR=== ===maaf Kalau Jelek karna ini asli dari pikiran author=== ===jadi bukan COPAS=== =-_ Thanks For Read_-=
-=THANKS TO=- *Wahyu P *Fatkhur R *Syams A *Fadhil H *Galeh D. *Amanda J *Dimas H. *Dita E. Dan teman lainya yang sudah mendukung….! ===See you later in Season 2=== -------------------------------------------- |:. MY LIFE FOR YOU SEASON 1 .:| -------------------------------------------- Bisa kalian lihat di : http://www.viancyber.co.vu/ http://viancyber-sl.blogspot.com/ http://fansfic.esy.es// SUPPORT WEB : http://houtarouoreki17.indonesiaz.com/ http://oreki17.heck.in/ sekali lagi … ========THANKS FOR READ===========
“sa-sakit ,
tolong pelan sedikit” , terdengar jeritan dengan suara kecil wanita dari dalam
uks.
“Iya ini
sudah pelan” , balas pria yg keliatannya sedang member obat tetes dan
hansaplash pada luka wanita di hadapannya . “Kau itu cengen sekali , seperti
anak kecil saja!” , lanjut pria itu , sang wanita pun langsung kaget dengan
nada tinggi dari ucapan pria tadi.
“ta-tapi
memang benar – benar sakit , ka-kan yang merasakannya kan aku” , wanita itu
menjawab dengan suara tertahan , keliahatanya memang benar , gadis itu terluka
pada kaki kanannya.
“iya-iya ,
sebentar lagi kok” , sepertinya pria itu agak jengkel dan berada di atas batas
kesabaranya , “dasar cengeng!” , masih dengan nada kasar.
“hiks-hiks…,maaf…hiks”
mata gadis itu mulai meneteskan air mata, “aku sudah di tolong…hiks…bukannya
berterimah kasih malah cerewet..hiks…maaf”ucapnya lirih.
“Iya,gapapa
kok , maaf juga tadi aku kasar , maknya…lain kali kalau berjalan hati-hati…” ,
tegas pria itu.
~~~~~FlashBack
: On~~~~~
Saat itu
gadis ini sedang mencari sahabatnya , saat ia berada di taman ia melihat
sahabatnya yg di maksud , ia memanggilnya dengan suara keras tapi sahabatnya
yang jauh darinya tidak mendengar , lalu gadis ini berlari mengejarnya , karna
setelah ia berteriak memanggil nama sahabatnya eh sahabatnya malah pergi,*ga
denger sahabatnya*,ia langsung berlari mengejar sahabatnya , saking focus nya
matanya ke sahabatnya , di depannya terdapat sebuah batu kembar,*bukannya
author mesum*,karna terlalu focus … eh kakinya terkena batu itu lalu terjatuh.
“aduh..
Ittaiyo”gumam gadis itu dengan rasa sakit di kaki kanannya. (“Ittaiyo”-bhs
jepang = “sakit”-bahasa Indonesia)
Tiba-tiba datang
lah monster…wuuuuu *author becanda[JUST KIDING]*
Tiba tiba
seorang pria berjalan melewati gadis itu , pria itu melihatnya , ia langsung
menghampiri nya
“Hey-hey ,
kau tidak apa-apa?”dengan wajah cemas+aneh
“kamu tak
lihat yah kaki ku?” gadis ini dengan nada tinggi tapi suara kecil
*reader=nada
tingi stapi suara kecil?,gilanih author!*
*author=biarin
toh!*
*”reader=rasain
nih!”,sambil membawa obor mengejar author*
*ampun!!*
Lanjut
ajha….
“Sini
kuantar ke UKS!”kata pria itu
“tidak
usah!,aku bisa…..”kalimat nya terpotong oleh pria ini
“ah,sudahlah”,pria itu langsung memnggul gadis
itu di depan tubuhnya , gadis itu hanay pasrah karna memang hanya itu
pilihannya agar kakinya dapat sembuh , yaitu ke UKS
~~~~~Flash
Back : Off~~~~~~
“iya-iya,aku
mengerti:kata gadis itu.
“oh
iya,namaku Namikaze GALEH , kamu bias memanggilku galeh”sahut riang galeh
dengan menyodorkan tangan kananya.
“um…namaku
hyuuga Hildha , Panggil saja Hildha…” , balas gaids itu dengan gugup sambil
membalas tangan kanan galeh dengan tangan kananya untuk bersalaman
“Oh..nama yg
bagus yah…?”,pujinya
“e-eh ,
namikaze-san bias saja”,gadis itu mengeluarkan semburat merah di pipinya
pertanda dia malu.
“panggil
saja Galeh , jgn nama belakangku!”
“eeh ,
baiklah Galeh-san”
“lah,begitu
dong”balas pria itu
mereka pun
berbincang-bincang di dalam uks sampai bel masuk yang akan mengentikan obrolan
mereka
~TBC~
Chapter 1
ini emank sengaja di buat sedikit , cerita ini terinspirasi dari anime yang
bernama Nisekoi Dan
To Love Ru
, hanya terinspirasi ajha kok , bukannya copas…
*reader=apaan
tuh copas?*
*author=masak
kaga tau copas , dasar orang desa!*
*Reader=hiiii….[sambil
mengepalkan tangannya dan raut wajah marah]*
*Author=ampun…ampun
, aku kasih tau deh , copas tuh copy paste lol..!*
*reader=rasakan
ini…[sambil mengejar author*
*author=ampun…ampun!*
Download Cerita Ini?
Click Disini Untuk Mendownload
Dengan Format .pdf , Docx ,dll